
📍 Letak dan Identitas
Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatera. Ibu kotanya adalah Padang, yang terkenal akan kuliner bercita rasa khas berbahan dasar rempah-rempah Nusantara. Provinsi ini dihuni oleh sekitar 4,8 juta jiwa, mayoritasnya adalah etnis Minangkabau.
🌿 Asal Usul dan Sejarah Awal
Suku Minangkabau memiliki legenda dan budaya yang kaya. Salah satu cerita terkenal adalah tentang asal nama “Minangkabau” yang berasal dari peristiwa adu kerbau antara utusan Majapahit dan masyarakat Pagaruyung. Kerbau Minang menang, dan muncullah istilah “manang kabau” (menang kerbau) yang kemudian menjadi Minangkabau.
Tokoh penting dalam sejarah Minangkabau adalah Adityawarman, raja yang memerintah di Pagaruyung pada abad ke-14. Ia dikenal sebagai pendiri kerajaan dan pengaruh besar dalam membentuk tatanan sosial budaya Minangkabau. Sejak abad ke-17, hubungan dagang dengan luar, khususnya Aceh, memperkenalkan agama Islam yang kemudian berkembang pesat menggantikan pengaruh agama Buddha sebelumnya.
🕌 Perkembangan Sosial dan Budaya
Islam menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, terwujud dalam falsafah adat mereka:
“Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”
(Adat bersendikan syariat, syariat bersendikan Al-Qur’an)
Masyarakat Minang hidup dari bertani, berdagang, dan pada masa lalu juga dari tambang emas. Transportasi utama masa lampau adalah kerbau dan sungai, terutama di kawasan Lima Puluh Koto, yang diyakini sebagai salah satu tempat awal nenek moyang orang Minang menetap.
🇳🇱 Masa Kolonial dan Pendudukan
- Belanda (VOC – Hindia Belanda):
- Kawasan Pagaruyung dan sekitarnya dimasukkan ke dalam wilayah kolonial.
- Sumatera Barat pernah dinamai Padangsche Bovenlanden dan Benedenlanden.
- Pesisir dikenal sebagai Sumatra’s Westkust.
- Pendudukan Jepang (1942–1945):
- Wilayah ini dinamai Sumatora Nishi Kaigan Shu.
- Beberapa wilayah administratif direstrukturisasi demi kepentingan militer Jepang.
🇮🇩 Setelah Kemerdekaan
- 1945: Wilayah Sumbar tergabung dalam Provinsi Sumatera (berpusat di Bukittinggi)
- 1949: Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi:
- Sumatera Utara
- Sumatera Tengah (termasuk Sumbar, Riau, dan Jambi)
- Sumatera Selatan
- 1957: Sumatera Tengah dipecah lagi menjadi:
- Provinsi Sumatera Barat
- Provinsi Riau
- Provinsi Jambi
Bukittinggi awalnya menjadi ibu kota provinsi, namun sejak tahun 1958 dipindahkan ke Padang.
👥 Suku, Bahasa, dan Persebaran Etnis
🧬 Suku Bangsa
- Minangkabau: mayoritas penduduk
- Mandailing & Batak: di Pasaman
- Jawa: di Lunang Silaut, Padang Gelugur, Sitiung (transmigrasi)
- Mentawai: di Kepulauan Mentawai
- Tionghoa, Tamil, Nias: umumnya di kota-kota seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh
🗣️ Bahasa Daerah
- Bahasa Minang: dengan berbagai dialek (Pariaman, Payakumbuh, Bukittinggi, Pesisir Selatan)
- Bahasa Mentawai: digunakan di Kepulauan Mentawai
- Bahasa Batak (Mandailing): di wilayah perbatasan utara (Pasaman)
📌 Kesimpulan
Sumatera Barat adalah provinsi yang tidak hanya indah secara geografis, namun juga kaya sejarah dan budaya. Dari kejayaan Kerajaan Pagaruyung, pengaruh kolonial, hingga perjuangan kemerdekaan, semuanya berkontribusi membentuk identitas kuat masyarakat Minangkabau.
Artikel by Rusdi Chaprian dan dikutip dari berbagai sumber.